Budaya Perusahaan – Jenis, Contoh dan Manfaat
Diterbitkan: 2022-06-11Budaya perusahaan adalah cita-cita, kualitas, dan karakteristik bersama organisasi. Ini mencakup kebiasaan dan tradisi perusahaan, serta perilaku karyawannya. Budaya perusahaan penting karena mengatur nada bagaimana karyawan berinteraksi satu sama lain dan dengan pelanggan. Ini juga bisa menjadi faktor utama dalam menarik dan mempertahankan bakat.
Etos bersama dari suatu organisasi dikenal sebagai budaya perusahaan. Ini adalah cara individu merasa tentang pekerjaan mereka, prinsip-prinsip yang mereka yakini, di mana mereka melihat perusahaan pergi, dan apa yang mereka lakukan untuk sampai ke sana. Fitur-fitur ini mewakili kepribadian organisasi — atau budaya — secara kolektif.
Apa itu Budaya Perusahaan?
Definisi: Budaya perusahaan didefinisikan sebagai nilai, keyakinan, dan perilaku bersama dari orang-orang yang bekerja dalam suatu organisasi. Budaya perusahaan sering digambarkan sebagai “kepribadian” sebuah perusahaan. Sama seperti individu, perusahaan dapat menjadi introvert atau ekstrovert, serius atau suka bersenang-senang, tradisional atau progresif. Budaya perusahaan lebih dari sekadar fasilitas tempat kerja dan tunjangan karyawan — ini adalah perasaan keseluruhan yang diperoleh karyawan dari bekerja di perusahaan.
Budaya organisasi yang kuat dapat menjadi keunggulan kompetitif utama. Ini dapat membantu Anda menarik dan mempertahankan talenta terbaik, meningkatkan keterlibatan dan kepuasan karyawan, meningkatkan produktivitas, dan membangun reputasi positif. Budaya perusahaan tercipta dari tindakan, perilaku, dan sikap para pemimpin perusahaan. Budaya perusahaan juga dibentuk oleh nilai-nilai serta misi perusahaan dan visi perusahaan. Hal ini dapat memotivasi para pemimpin senior untuk mendorong lingkungan kerja yang positif dan berinvestasi dalam pengembangan karyawan. Budaya perusahaan juga merupakan alat perekrutan utama dan dapat membantu mempertahankan karyawan.
Sejarah Budaya Perusahaan
Budaya perusahaan telah ada sejak awal bisnis dan perdagangan. Bahkan, konsep budaya perusahaan dapat ditelusuri kembali ke Yunani Kuno. Orang Yunani memiliki kata, "ethos," yang mengacu pada kepercayaan dan nilai-nilai bersama dari suatu komunitas.
Budaya perusahaan tidak menjadi kata kunci bisnis sampai akhir abad ke-20. Pada 1980-an dan 1990-an, para pemimpin bisnis mulai menyadari pentingnya budaya perusahaan dalam menarik dan mempertahankan bakat. Pada awal 2000-an, munculnya media sosial memberi karyawan platform untuk berbagi pengalaman mereka dengan dunia. Akibatnya, budaya perusahaan menjadi topik pembicaraan yang hangat.
Pentingnya Budaya Perusahaan Bagi Karyawan
Budaya perusahaan memiliki arti yang berbeda bagi karyawan yang berbeda. Bagi sebagian orang, ini adalah seperangkat nilai bersama yang mereka yakini. Bagi yang lain, ini adalah perasaan memiliki dan persahabatan. Dan bagi orang lain, ini adalah serangkaian fasilitas dan manfaat yang membuat pekerjaan mereka lebih menyenangkan. Tidak peduli apa arti budaya perusahaan bagi Anda, itu dapat berdampak positif pada karier Anda.
Ketika Anda memiliki hubungan yang kuat dengan budaya perusahaan Anda, kemungkinan besar Anda akan terlibat dan termotivasi di tempat kerja. Anda juga lebih cenderung merasa seperti milik Anda, yang dapat meningkatkan kepuasan dan komitmen Anda terhadap pekerjaan Anda. Budaya perusahaan juga dapat memberi Anda tujuan dan membantu Anda merasa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar.
Ciri-ciri Budaya Perusahaan yang Hebat
- Kolaborasi yang sukses
- Manfaat praktis
- Hadiah
- Kritik yang baik
- Komunikasi transparan
- Lingkungan yang menyenangkan
- Memercayai
- Fleksibilitas
Jenis Budaya Perusahaan

Untuk memahami budaya perusahaan, penting untuk memahami berbagai jenis budaya perusahaan. Budaya perusahaan dapat dikategorikan menjadi empat jenis yang berbeda:
1. Budaya Klan
Budaya klan adalah jenis budaya perusahaan yang menekankan bimbingan, pengembangan karyawan, dan kerja tim. Budaya klan sering ditemukan di bisnis kecil atau startup. Dalam budaya klan, karyawan dipandang sebagai anggota keluarga. Ada rasa kebersamaan dan kebersamaan yang kuat. Pemimpin perusahaan dalam budaya klan fokus pada pengembangan dan pertumbuhan karyawan. Mereka berinvestasi pada karyawan mereka dan memberikan bimbingan dan pelatihan.
2. Budaya Adhokrasi
Budaya adhocracy adalah jenis budaya perusahaan yang menekankan kreativitas, inovasi, dan pengambilan risiko. Budaya adhokrasi sering ditemukan dalam industri yang bergerak cepat seperti teknologi dan periklanan. Dalam budaya adhocracy, karyawan didorong untuk kreatif dan berani mengambil risiko. Pemimpin perusahaan dalam budaya adhocracy fokus pada inovasi dan kreativitas. Mereka berinvestasi dalam ide-ide baru dan mendorong karyawan mereka untuk berpikir di luar kotak.
3. Budaya Pasar
Budaya pasar adalah jenis budaya perusahaan yang menekankan persaingan, fokus pelanggan, dan hasil. Budaya pasar sering ditemukan dalam industri seperti penjualan, pemasaran, dan konsultasi. Dalam budaya pasar, karyawan berfokus pada pencapaian hasil. Pemimpin perusahaan dalam budaya pasar fokus pada penciptaan lingkungan yang kompetitif. Mereka berinvestasi dalam tim penjualan dan departemen layanan pelanggan mereka.
4. Budaya Hirarki
Budaya hierarki adalah jenis budaya perusahaan yang menekankan stabilitas, ketertiban, dan kontrol. Budaya hierarki sering ditemukan di industri tradisional seperti perbankan, manufaktur, dan pemerintahan. Dalam budaya hierarkis, karyawan berfokus pada mengikuti aturan dan prosedur. Pemimpin perusahaan dalam budaya hierarki fokus pada pemeliharaan ketertiban dan kontrol. Mereka berinvestasi di departemen SDM dan hukum mereka.
Ada banyak jenis budaya perusahaan yang berbeda, tetapi semua budaya memiliki satu kesamaan: mereka diciptakan oleh tindakan, perilaku, dan sikap para pemimpin perusahaan. Budaya perusahaan juga dibentuk oleh nilai-nilai, misi, dan visi suatu organisasi.
5. Budaya Startup
Startup dikenal karena budaya kewirausahaan mereka yang inovatif. Mereka sering memiliki struktur organisasi yang datar dan mendorong pengambilan risiko.
6. Budaya Teknologi
Perusahaan teknologi dikenal dengan budaya mutakhir mereka. Mereka sering merangkul perubahan dan menghargai kreativitas dan kolaborasi.

7. Budaya Perusahaan
Budaya perusahaan biasanya lebih formal dan hierarkis. Mereka cenderung menghargai stabilitas dan tradisi.
8. Budaya Ramah Keluarga
Budaya ramah keluarga dirancang untuk membantu karyawan menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan keluarga. Mereka sering menawarkan pengaturan kerja yang fleksibel dan kebijakan cuti orang tua yang murah hati.
Menciptakan Budaya Perusahaan yang Kuat
Saat membuat atau membentuk budaya perusahaan, penting untuk mempertimbangkan hal-hal berikut:
- Jenis budaya apa yang ingin Anda ciptakan?
- Nilai-nilai apa yang Anda ingin dijunjung tinggi oleh karyawan Anda?
- Misi apa yang Anda ingin perusahaan Anda capai?
- Apa visi yang Anda miliki untuk masa depan perusahaan Anda?
Cara terbaik untuk menciptakan budaya perusahaan yang kuat adalah memulai dengan landasan nilai yang dapat diterima oleh setiap orang dalam organisasi. Dari sana, Anda dapat membangun kebijakan, prosedur, dan program yang mendukung nilai-nilai tersebut. Budaya perusahaan bukanlah sesuatu yang dapat Anda ciptakan dalam semalam. Butuh waktu, usaha, dan dedikasi. Tapi imbalannya sepadan.
Contoh Budaya Perusahaan

1. Zappos
Zappos dikenal dengan budaya yang berpusat pada pelanggan. Nilai-nilai inti perusahaan adalah “memberikan wow,” “merangkul perubahan,” “bertindak dengan integritas,” dan “menciptakan kesenangan dan sedikit keanehan.”
2. Google
Google dikenal dengan budaya inovatifnya. Nilai-nilai inti perusahaan adalah "fokus pada pengguna dan yang lainnya akan mengikuti", "cepat lebih baik daripada lambat", dan "tidak apa-apa untuk membuat kesalahan."
3. Southwest Airlines
Southwest Airlines dikenal dengan budayanya yang menyenangkan dan ramah. Nilai inti perusahaan adalah “keselamatan, layanan, dan kerja tim.” Budaya perusahaan adalah nilai-nilai bersama, atribut, dan karakteristik organisasi. Itulah yang membuat perusahaan Anda unik.
Manfaat Budaya Perusahaan
Budaya perusahaan dapat berdampak besar pada kepuasan, produktivitas, dan keterlibatan karyawan. Budaya yang kuat juga dapat membantu Anda menarik dan mempertahankan talenta terbaik. Berikut adalah beberapa manfaat budaya perusahaan:
1. Peningkatan Kepuasan Karyawan
Budaya perusahaan dapat meningkatkan kepuasan karyawan dengan memberi mereka rasa memiliki tujuan dan memiliki. Ketika karyawan merasa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar, mereka cenderung lebih terlibat dan termotivasi.
2. Peningkatan Produktivitas
Budaya perusahaan dapat meningkatkan produktivitas dengan memberi karyawan alat dan sumber daya yang mereka butuhkan untuk melakukan pekerjaan mereka dengan baik. Ketika karyawan merasa didukung, mereka cenderung lebih produktif.
3. Retensi Karyawan yang Lebih Baik
Budaya perusahaan dapat meningkatkan retensi karyawan dengan membuat orang merasa seperti bagian dari keluarga. Ketika karyawan merasa dihargai dan dihargai, mereka cenderung tidak pergi untuk pekerjaan lain.
4. Menarik Bakat Terbaik
Budaya perusahaan dapat membantu Anda menarik talenta terbaik dengan menjadikan perusahaan Anda tempat yang menarik untuk bekerja. Ketika orang-orang berbakat melihat bahwa Anda menawarkan lingkungan kerja yang hebat, mereka cenderung ingin bekerja untuk Anda.
Ini membantu dalam mengoptimalkan keterlibatan karyawan dan mengurangi pergantian karyawan. Ini juga mengoptimalkan upaya rekrutmen.
Tinjauan bisnis Harvard melakukan penelitian terhadap lebih dari 200 organisasi dan menemukan bahwa ada hubungan antara budaya perusahaan dan profitabilitas. Studi ini juga menemukan bahwa budaya perusahaan dapat membantu organisasi menarik dan mempertahankan bakat, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan meningkatkan keterlibatan dan produktivitas karyawan.
Bagaimana Mengidentifikasi Budaya Perusahaan
Budaya perusahaan mungkin sulit untuk didefinisikan, tetapi ada beberapa tanda yang dapat Anda cari. Berikut adalah beberapa cara untuk mengidentifikasi budaya perusahaan:
1. Perhatikan karyawan
Apakah mereka tampak bahagia dan bertunangan? Atau apakah mereka stres dan kelelahan?
2. Dengarkan bahasanya
Kata dan frasa apa yang digunakan karyawan ketika mereka berbicara tentang pekerjaan mereka?
3. Lihatlah lingkungan fisik
Apakah ruangannya bersih, teratur, dan mengundang? Atau malah berantakan dan kacau?
4. Tanyakan kepada karyawan
Apa yang mereka sukai dari pekerjaan mereka? Apa yang tidak mereka sukai?
5. Tinjau kebijakan perusahaan
Apakah kebijakan tersebut mendukung kepuasan dan produktivitas karyawan? Atau apakah mereka tampak membatasi dan ketinggalan zaman?
6. Memeriksa situs web perusahaan
Budaya perusahaan dimulai dari atas ke bawah. Jadi, lihat situs web perusahaan untuk melihat apa yang dikatakan CEO dan pemimpin lainnya tentang budaya perusahaan.
Kuesioner Budaya Perusahaan
Untuk menganalisis budaya tempat kerja Anda, Anda harus melalui pertanyaan-pertanyaan berikut untuk memeriksa apakah perusahaan Anda memiliki budaya yang sehat atau tidak-
- Apakah Anda merasa memiliki keseimbangan kerja/kehidupan yang baik?
- Apakah Anda merasa pekerjaan Anda bermakna dan memuaskan?
- Apakah Anda merasa rekan kerja Anda mendukung dan ramah?
- Apakah Anda merasa bos Anda adil dan suka membantu?
- Apakah Anda merasa perusahaan Anda menghargai masukan dan umpan balik Anda?
- Apakah Anda merasa perusahaan Anda menawarkan peluang untuk tumbuh dan berkembang?
- Apakah Anda merasa lingkungan kerja Anda aman dan nyaman?
- Apakah Anda merasa perusahaan Anda berinvestasi pada karyawannya?
- Apakah Anda merasa perusahaan Anda memperlakukan Anda dengan hormat?
- Apakah Anda merasa Perusahaan Anda berkomitmen terhadap karyawannya?
Jika Anda menjawab "tidak" untuk pertanyaan-pertanyaan ini, maka perusahaan Anda mungkin perlu memperbaiki budayanya. Budaya perusahaan itu penting, dan itu adalah sesuatu yang harus ditanggapi dengan serius. Jika karyawan Anda tidak senang, itu dapat berdampak negatif pada bisnis Anda. Jadi, pastikan Anda meluangkan waktu untuk menciptakan budaya perusahaan yang kuat yang akan mendukung karyawan Anda dan membantu kesuksesan bisnis Anda.
Tips untuk Meningkatkan Budaya Perusahaan Anda
Kiat-kiat yang diberikan di bawah ini akan membantu Anda memastikan budaya perusahaan yang positif
- Pastikan nilai-nilai perusahaan Anda jelas dan selaras dengan tindakan Anda
- Dorong karyawan untuk berbagi ide dan umpan balik mereka
- Pastikan semua orang berada di halaman yang sama dengan berkomunikasi secara teratur
- Ciptakan keseimbangan kerja/kehidupan yang sehat bagi karyawan Anda
- Investasikan pada karyawan Anda dengan menawarkan peluang pelatihan dan pengembangan
- Perlakukan karyawan Anda dengan hormat
- Tunjukkan pada karyawan Anda bahwa Anda peduli dengan mereka
- Pimpin dengan memberi contoh dan atur nada untuk budaya perusahaan yang ingin Anda ciptakan
Budaya perusahaan itu penting, dan bisa berdampak besar pada bisnis Anda. Dengan meluangkan waktu untuk meningkatkan budaya perusahaan Anda, Anda dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi karyawan Anda dan membantu bisnis Anda berhasil.
Kesimpulan!
Budaya perusahaan adalah nilai-nilai bersama, atribut, dan karakteristik organisasi. Budaya perusahaan penting karena dapat membantu Anda menarik talenta terbaik, mengoptimalkan keterlibatan karyawan, dan mengurangi pergantian karyawan.
Untuk menciptakan budaya perusahaan yang kuat, pastikan nilai-nilai perusahaan Anda jelas dan selaras dengan tindakan Anda, dorong karyawan untuk berbagi ide dan umpan balik mereka, ciptakan keseimbangan kerja/kehidupan yang sehat bagi karyawan Anda, dan investasikan pada karyawan Anda dengan menawarkan pelatihan dan pengembangan peluang.
Budaya perusahaan atau organisasi itu penting, dan dengan meluangkan waktu untuk meningkatkan budaya perusahaan Anda, Anda dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi karyawan Anda dan membantu kesuksesan bisnis Anda.
