Pasar Bisnis – Pengertian, Ciri dan Jenisnya
Diterbitkan: 2022-06-11Pasar bisnis adalah platform dan proses penawaran barang dan jasa Anda ke bisnis lain agar dapat digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan barang tambahan, atau untuk dijual kembali.
Pasar bisnis adalah arena di mana perusahaan berusaha untuk menjual barang dan jasa mereka. Ini adalah pasar yang melayani kebutuhan bisnis lain. Misalnya Anda menjalankan bisnis yang membuat kantong kertas. Anda dapat memodifikasi barang-barang Anda berdasarkan apa yang akan dilakukan oleh perusahaan lain dengan mereka saat menjual.
Apa itu pasar bisnis?
Definisi: Pasar bisnis didefinisikan sebagai platform tempat bisnis dapat menawarkan produk atau layanan mereka kepada bisnis lain. Pasar ini adalah tempat yang ideal untuk memperdagangkan barang dan jasa dengan bisnis lain yang mungkin menggunakannya sebagai sumber bahan mentah untuk pembuatan lebih lanjut atau menjualnya kembali ke audiens target mereka.
Pasar bisnis biasanya melibatkan bisnis yang memiliki hubungan langsung satu sama lain, tidak seperti pasar konsumen yang melibatkan penjualan barang dan jasa dari bisnis ke pengguna akhir atau pelanggan. Bisnis di pasar ini terkait satu sama lain melalui hubungan bisnis yang berbeda seperti pemasok-pelanggan, distributor-produsen, dan sebagainya.
Karakteristik Pasar Bisnis
Beberapa karakteristik yang dimiliki pasar bisnis adalah:
- Pasar bisnis biasanya melibatkan lebih sedikit pembeli dibandingkan dengan pasar konsumen.
- Pembeli pasar bisnis lebih dipengaruhi oleh tujuan bisnis mereka daripada tujuan pribadi.
- Bisnis di pasar ini cenderung memiliki tingkat daya tawar yang lebih tinggi dibandingkan dengan konsumen di pasar.
- Transaksi pasar bisnis sebagian besar didasarkan pada kredit daripada uang tunai.
- Pasar bisnis cenderung lebih kompleks daripada pasar konsumen karena adanya berbagai jenis pembeli bisnis seperti organisasi pemerintah, pengecer, dan sebagainya.
Jenis Pasar Bisnis

Ada berbagai jenis pasar bisnis berdasarkan produk dan layanan yang ditawarkan dan jenis pembeli bisnis yang terlibat dalam transaksi. Mari kita lihat mereka-
1. Pasar bisnis-ke-bisnis (B2B)
Pasar bisnis-ke-bisnis adalah pasar di mana bisnis menawarkan produk atau layanan mereka kepada bisnis lain. Barang dan jasa yang diperdagangkan di pasar bisnis-ke-bisnis digunakan oleh pembeli bisnis untuk diproduksi lebih lanjut atau dijual kembali kepada audiens target mereka. Bisnis seperti grosir, pemasok industri, dan sebagainya beroperasi di pasar ini.
2. Pasar bisnis-ke-konsumen (B2C)
Pasar bisnis-ke-konsumen adalah pasar di mana bisnis menawarkan produk atau layanan mereka kepada pengguna akhir atau pelanggan. Bisnis seperti toko ritel, pengecer online, dan sebagainya beroperasi di pasar ini. Transaksi di pasar ini sebagian besar didasarkan pada uang tunai.
3. Pasar industri
Pasar industri adalah pasar di mana bisnis menawarkan produk atau layanan mereka kepada bisnis lain yang menggunakannya sebagai bahan baku untuk pembuatan atau pemrosesan lebih lanjut. Bisnis seperti pabrik baja, kilang minyak, dan sebagainya beroperasi di pasar ini.
4. Pasar jasa
Pasar jasa adalah pasar di mana bisnis menawarkan produk berbasis layanan seperti pemeliharaan, perbaikan, dan sebagainya kepada bisnis lain. Profesional industri jasa menjual layanan yang berbeda kepada pelanggan bisnis lainnya. Bisnis seperti bengkel, layanan rumah tangga, dan sebagainya beroperasi di pasar ini.
5. Pasar global
Pasar global adalah pasar di mana bisnis menawarkan produk atau layanan mereka ke bisnis lain di berbagai negara. Bisnis seperti perusahaan multinasional, perusahaan ekspor-impor, dan sebagainya beroperasi di pasar ini.
6: Pasar layanan profesional
Pasar bisnis di mana bisnis menawarkan layanan profesional mereka kepada bisnis lain, seperti konsultasi, pemasaran, dan sebagainya dikenal sebagai pasar layanan profesional. Bisnis seperti biro iklan, firma hukum, dan sebagainya beroperasi di pasar ini. Dalam hal ini, profesional industri jasa dapat menawarkan jasa kepada bisnis lain atau jasa konsultasi.
Variabel Segmentasi Pasar Bisnis

Segmentasi pasar bisnis adalah proses membagi pasar bisnis menjadi kelompok pembeli yang lebih kecil dengan karakteristik yang sama. Tujuan dari segmentasi pasar bisnis adalah untuk memungkinkan bisnis menargetkan upaya pemasaran mereka pada kelompok pembeli yang paling menjanjikan. Bisnis dapat menggunakan berbagai variabel untuk segmentasi pasar bisnis seperti:
1. Industri
Bisnis dapat mensegmentasi pasar mereka berdasarkan industri yang menjadi target pembeli. Misalnya, perusahaan yang memproduksi peralatan konstruksi dapat mensegmentasi pasarnya berdasarkan industri konstruksi, industri pertambangan, dan sebagainya.

2. Ukuran bisnis
Bisnis dapat mensegmentasi pasar mereka berdasarkan ukuran bisnis target. Misalnya, perusahaan yang memproduksi perabot kantor dapat mensegmentasi pasarnya berdasarkan usaha kecil, menengah, dan besar.
3. Lokasi bisnis
Bisnis dapat menyegmentasikan pasar mereka berdasarkan lokasi geografis pembeli sasaran. Misalnya, perusahaan yang menyediakan layanan TI dapat mensegmentasi pasarnya berdasarkan bisnis lokal, bisnis nasional, dan bisnis internasional.
4. Jenis bisnis
Bisnis dapat menyegmentasikan pasar mereka berdasarkan jenis bisnis yang terlibat dalam transaksi. Misalnya, perusahaan yang memproduksi perangkat keras komputer dapat mensegmentasi pasarnya berdasarkan bisnis yang menjual kembali perangkat keras, bisnis yang menggunakan perangkat keras untuk operasi mereka sendiri, dan seterusnya.
5. Kebutuhan bisnis
Bisnis dapat mensegmentasi pasar mereka berdasarkan kebutuhan pembeli sasaran. Misalnya, sebuah perusahaan yang menyediakan jasa desain web dapat mensegmentasi pasarnya berdasarkan bisnis yang membutuhkan website sederhana, bisnis yang membutuhkan website kompleks, dan sebagainya.
6. Proses pembelian bisnis
Bisnis dapat menyegmentasikan pasar mereka berdasarkan cara pembeli sasaran membuat keputusan pembelian. Misalnya, perusahaan yang menjual perlengkapan kantor dapat mensegmentasikan pasarnya berdasarkan bisnis yang membuat keputusan pembelian melalui proses permintaan proposal (RFP) formal, bisnis yang membuat keputusan pembelian informal, dan sebagainya.
7. Kriteria pembelian bisnis
Bisnis dapat menyegmentasikan pasar mereka berdasarkan kriteria yang digunakan pembeli target untuk membuat keputusan pembelian. Misalnya, perusahaan yang menjual perangkat lunak dapat mengelompokkan pasarnya berdasarkan bisnis yang membuat keputusan pembelian berdasarkan harga, bisnis yang membuat keputusan pembelian berdasarkan fungsionalitas, dan sebagainya.
8. Hubungan bisnis
Bisnis dapat menyegmentasikan pasar mereka berdasarkan sifat hubungan yang mereka miliki dengan pembeli sasaran. Misalnya, sebuah perusahaan yang menyediakan jasa pemeliharaan dapat mensegmentasi pasarnya berdasarkan bisnis yang menjadi pelanggan saat ini, bisnis yang merupakan pelanggan lama, dan sebagainya.
9. Profil risiko bisnis
Bisnis dapat menyegmentasikan pasar mereka berdasarkan profil risiko pembeli sasaran. Misalnya, perusahaan yang menyediakan jasa keuangan dapat mensegmentasi pasarnya berdasarkan bisnis yang berisiko tinggi, bisnis yang berisiko sedang, dan sebagainya.
10. Kondisi keuangan bisnis
Bisnis dapat menyegmentasikan pasar mereka berdasarkan kondisi keuangan pembeli sasaran. Misalnya, perusahaan yang menyediakan jasa leasing dapat mensegmentasi pasarnya berdasarkan bisnis yang sehat secara finansial, bisnis yang secara finansial tertantang, dan sebagainya.
Contoh Pasar Bisnis
Sebuah bisnis menjual produk dan bahan untuk perusahaan konstruksi untuk proyek-proyek konstruksi akan berada di segmen pasar bisnis konstruksi adalah contoh dari pasar b2b. Bisnis yang menjual kepada konsumen berada di segmen pasar konsumen.
Bisnis yang memberikan layanan kepada bisnis lain, seperti layanan akuntansi atau hukum, berada di segmen pasar business-to-business (B2B). Kantor hukum dan akuntansi berfungsi di pasar jasa. Bisnis yang memasok bahan atau komponen ke produsen yang menggunakannya dalam produk yang mereka hasilkan berada di segmen pasar industri.
Bisnis yang menjual kembali produk atau jasa ke bisnis lain berada di segmen pasar grosir. Dan bisnis yang melayani pemerintah, seperti kontraktor pertahanan, berada di segmen pasar pemerintah.
Pasar Konsumen Vs Pasar Bisnis
Beberapa perbedaan antara pasar konsumen dan pasar bisnis adalah-
- Pasar bisnis biasanya melibatkan keputusan yang lebih rumit daripada pasar konsumen.
- Pasar bisnis biasanya lebih kecil dalam hal jumlah pembeli daripada pasar konsumen.
- Pasar bisnis lebih terkonsentrasi secara geografis daripada pasar konsumen.
- Pembeli bisnis biasanya membeli untuk tujuan bisnis, sedangkan konsumen biasanya membeli untuk konsumsi pribadi.
- Pembeli bisnis biasanya memiliki lebih banyak informasi tentang produk dan layanan yang mereka beli daripada konsumen.
- Pasar bisnis lebih sensitif terhadap harga daripada pasar konsumen.
- Pembeli bisnis biasanya memiliki kekuatan lebih dari konsumen di pasar.
- Bisnis biasanya membeli dalam jumlah yang lebih besar daripada konsumen.
- Pembeli bisnis biasanya lebih setia kepada pemasok mereka daripada konsumen.
- Pasar bisnis lebih tersegmentasi daripada pasar konsumen.
- Pasar bisnis lebih kompleks daripada pasar konsumen.
- Proses pembelian di pasar bisnis biasanya lebih lama dan lebih rumit daripada di pasar konsumen.
- Bisnis biasanya memiliki anggaran yang lebih besar untuk membeli produk dan layanan daripada konsumen.
- Pembeli bisnis biasanya lebih canggih daripada konsumen.
Pasar bisnis biasanya melibatkan keputusan yang lebih rumit daripada pasar konsumen. Ini karena bisnis harus mempertimbangkan banyak faktor seperti harga, kualitas, dan layanan saat membuat keputusan pembelian. Bisnis juga harus mempertimbangkan dampak dari keputusan pembelian mereka pada keuntungan mereka.
Pasar bisnis biasanya lebih kecil dalam hal jumlah pembeli daripada pasar konsumen. Ini karena ada lebih sedikit bisnis daripada konsumen di pasar. Bisnis juga biasanya lebih terkonsentrasi secara geografis daripada konsumen. Ini karena bisnis cenderung berlokasi di dekat pemasok dan pelanggan mereka. Pembeli bisnis biasanya membeli untuk tujuan bisnis, sedangkan konsumen biasanya membeli untuk konsumsi pribadi.
Kesimpulan!
Pada catatan terakhir, jelas bahwa pasar bisnis berguna bagi bisnis untuk mengidentifikasi dan menargetkan pelanggan potensial. Pasar bisnis biasanya lebih tersegmentasi daripada pasar konsumen dan memiliki lebih banyak daya beli. Pembeli bisnis juga cenderung lebih loyal kepada pemasok mereka.
Pasar bisnis juga lebih kompleks daripada pasar konsumen. Proses pembelian di pasar bisnis biasanya lebih lama dan lebih rumit daripada di pasar konsumen. Bisnis biasanya memiliki anggaran yang lebih besar untuk membeli produk dan layanan daripada konsumen.
Pembeli bisnis juga biasanya lebih canggih daripada konsumen. Semua faktor ini menjadikan pasar bisnis sebagai alat yang berharga bagi bisnis untuk digunakan guna meningkatkan penjualan dan keuntungan.
Apa pendapat Anda tentang pasar Bisnis? Beri tahu kami di komentar di bawah!
