Apa Itu Kecerdasan Buatan (AI) 2022: Apa Jenis-Jenis AI?
Diterbitkan: 2022-09-18Apa itu Kecerdasan Buatan: Teknik kecerdasan buatan (AI) didefinisikan sebagai proses pemrograman komputer untuk membuat keputusan untuk dirinya sendiri.
Ini dapat dilakukan dalam beberapa cara, termasuk tetapi tidak terbatas pada sistem berbasis aturan, pohon keputusan, algoritma genetika, jaringan saraf tiruan, dan sistem logika fuzzy. Tujuan AI adalah menciptakan sistem yang dapat belajar dan beradaptasi sendiri, tanpa campur tangan manusia.
Beberapa manfaat menggunakan teknik AI antara lain:
- Peningkatan efisiensi – Dengan mengotomatiskan tugas yang biasanya dilakukan oleh manusia, AI dapat membantu meningkatkan efisiensi keseluruhan proses.
- pengambilan keputusan yang lebih baik – AI dapat memberikan wawasan dan rekomendasi yang mungkin tidak dapat dilihat manusia.
- Mengurangi biaya – Dalam banyak kasus, AI dapat digunakan untuk mengotomatisasi tugas yang biasanya membutuhkan tenaga manusia, yang dapat membantu mengurangi biaya keseluruhan proses.
- Peningkatan akurasi – Dalam beberapa kasus, sistem AI mungkin dapat mencapai tingkat akurasi yang lebih tinggi daripada manusia. Hal ini terutama berlaku dalam kasus di mana kumpulan data besar dan kompleks.
- Peningkatan kecepatan – Sistem AI seringkali dapat beroperasi pada kecepatan yang tidak mungkin dilakukan manusia. Ini dapat bermanfaat dalam situasi di mana waktu sangat penting.
Beberapa subbidang dalam AI termasuk pembelajaran mesin, pemrosesan bahasa alami, dan visi komputer. Pembelajaran mesin adalah bagian dari AI yang berhubungan dengan pembuatan algoritme yang dapat belajar dari data dan meningkatkan akurasinya dari waktu ke waktu tanpa diprogram secara eksplisit untuk melakukannya.
Pemrosesan bahasa alami adalah subbidang AI lain yang berhubungan dengan kemampuan komputer untuk memahami bahasa manusia dan merespons dengan cara yang alami bagi manusia. Visi komputer adalah subbidang ketiga AI dan berkaitan dengan kemampuan komputer untuk menafsirkan dan memahami gambar digital.
Daftar isi
Sejarah Kecerdasan Buatan (AI)-
Sejarah AI dapat ditelusuri kembali ke awal 1950-an ketika sekelompok peneliti di Dartmouth College mengembangkan program yang disebut “Dartmouth Geometry Theorem Prover” atau “DTGP”. Program ini dirancang untuk membuktikan teorema geometri secara otomatis dengan menggunakan seperangkat aturan dan aksioma yang disediakan oleh pengguna.
Namun, program DTGP tidak terlalu berhasil dalam membuktikan teorema dan hanya mampu membuktikan sejumlah teorema yang terbatas.
Pada akhir 1950-an, sekelompok peneliti lain di Universitas Carnegie Mellon mengembangkan program yang disebut "Pemecah Masalah Manusia Newell-Simon" atau "HPS".
Program ini dirancang untuk memecahkan masalah dengan menggunakan seperangkat aturan yang disediakan oleh pengguna. Program HPS lebih berhasil daripada program DTGP dan mampu menyelesaikan berbagai macam masalah.
Pada awal 1960-an, sekelompok peneliti di Universitas Stanford mengembangkan program yang disebut "SHRDLU". Program ini dirancang untuk memahami perintah bahasa alami dan menjalankannya. Namun, program SHRDLU tidak terlalu berhasil dalam memahami perintah bahasa alami dan hanya mampu memahami sejumlah perintah yang terbatas.
Kredit gambar- pexels
Pada awal 1970-an, sekelompok peneliti di Universitas Stanford mengembangkan program yang disebut “STRIPS”. Program ini dirancang untuk merencanakan tindakan dengan menggunakan seperangkat aturan yang disediakan oleh pengguna.
Program STRIPS cukup berhasil dalam merencanakan tindakan dan digunakan dalam sejumlah aplikasi dunia nyata.
Pada awal 1990-an, sekelompok peneliti di Universitas Stanford mengembangkan program yang disebut "COGS". Program ini dirancang untuk mensimulasikan otak manusia dengan menggunakan seperangkat aturan yang disediakan oleh pengguna. Program COGS cukup berhasil dalam mensimulasikan otak manusia dan digunakan di sejumlah aplikasi dunia nyata.
Pada awal 2000-an, sekelompok peneliti di Universitas Stanford mengembangkan program yang disebut "Stanford Parser". Program ini dirancang untuk mengurai bahasa alami dengan menggunakan seperangkat aturan yang disediakan oleh pengguna. Stanford Parser cukup berhasil dalam mem-parsing bahasa alami dan digunakan di sejumlah aplikasi dunia nyata.
Pada awal 2010-an, sekelompok peneliti di Google mengembangkan program yang disebut "Google Translate". Program ini dirancang untuk menerjemahkan teks dari satu bahasa ke bahasa lain dengan menggunakan seperangkat aturan yang disediakan oleh pengguna.
Program Google Translate cukup berhasil menerjemahkan teks dari satu bahasa ke bahasa lain dan digunakan di sejumlah aplikasi dunia nyata.

Kecerdasan buatan adalah bidang ilmu komputer dan teknik yang berfokus pada penciptaan agen cerdas, yang merupakan sistem yang dapat menalar, belajar, dan bertindak secara mandiri.
Penelitian AI berkaitan dengan pertanyaan tentang bagaimana membuat komputer yang mampu berperilaku cerdas.
Jenis Kecerdasan Buatan: AI lemah vs AI kuat
AI yang lemah adalah jenis kecerdasan buatan yang lebih umum dan itulah yang kebanyakan orang pikirkan ketika mereka memikirkan AI. AI yang kuat masih dalam pengembangan dan tidak banyak digunakan seperti AI yang lemah.
Namun, AI yang kuat memiliki potensi untuk menjadi jauh lebih kuat daripada AI yang lemah. AI yang lemah didasarkan pada sistem berbasis aturan. Ini berarti bahwa ia menggunakan seperangkat aturan untuk menentukan bagaimana ia akan bertindak dalam situasi tertentu.
Kredit gambar- pexels
Aturannya biasanya cukup sederhana dan dapat diubah sesuai kebutuhan. Jenis AI ini bagus dalam menyelesaikan tugas tertentu, tetapi tidak terlalu fleksibel. Itu hanya bisa melakukan apa yang diprogram untuk dilakukan.
AI yang kuat, di sisi lain, didasarkan pada algoritma pembelajaran. Artinya bisa belajar dari data dan pengalaman. Ini jauh lebih fleksibel daripada AI yang lemah dan dapat digunakan untuk berbagai tugas.
AI yang kuat masih dalam pengembangan dan tidak banyak digunakan seperti AI yang lemah. Namun, AI yang kuat memiliki potensi untuk menjadi jauh lebih kuat daripada AI yang lemah.
Tautan langsung:
- Di mana Kecerdasan Buatan Digunakan Saat Ini? Contoh Kuat Kecerdasan Buatan yang Digunakan Saat Ini
- Apa Perbedaan Antara Kecerdasan Buatan (AI) dan Pembelajaran Mesin?
- Apa Itu GPT-3 Dan Mengapa Mengubah Wajah Kecerdasan Buatan?
Kesimpulan- Apa itu Kecerdasan Buatan
Kecerdasan buatan adalah teknik yang memungkinkan mesin untuk belajar dan bekerja sendiri. Potensi penerapan AI sangat luas, dan bisnis memperhatikannya.
Dalam posting blog ini, kita telah membahas apa itu kecerdasan buatan dan bagaimana cara kerjanya. Kami juga telah melihat beberapa cara bisnis menggunakan AI untuk meningkatkan strategi pemasaran mereka.
Jika Anda mencari cara untuk menerapkan AI dalam bisnis Anda, atau jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana AI dapat membantu Anda berkembang, hubungi kami hari ini.
Tim ahli kami akan dengan senang hati mendiskusikan kebutuhan spesifik Anda dan membantu Anda memulai dengan teknologi baru yang menarik ini.


